Nenek 83 Tahun Ini “Membunuh Apnaknya yang Cacat Dengan Tangannya Sendiri”! Siapa Sangka “Saat Tahu Alasan Sebenarnya, Semua Orang Terharu Sampai Menangis”!

Loading...

Seorang nenek 83 tahun bermarga Huang di Guangzhou, China, memiliki seorang anak yang sudah menderita sakit selama bertahun-tahun.

Anaknya itu lahir prematur dan didiagnosa menderita kelainan otak dan tulang rawan. Hingga baru-baru ini, anaknya itu masih tidak bisa bicara dan bahkan tidak bisa mengurus dirinya sendiri.

Tak disangka, nenek Huang yang selama ini mengurus anaknya tersebut dengan baik, pada bulan Mei tahun ini malah memberikan anaknya tersebut obat tidur dengan dosis mematikan.  Pada akhirnya, anaknya itu pun meninggal dalam tidurnya.

Ketika berusia 30 tahun, anaknya itu mengalami penurunan fungsi otak dengan sangat dratis. Bukan hanya itu saja, kondisi tubuh anaknya pun ikut turun. Bahkan, pada akhirnya otot pinggulnya mengalami kerusakan yang menyebabkannya tidak bisa lagi duduk dan hanya bisa terbaring di tempat tidur.

Setelah lama terbaring, anaknya itu lama kelamaan merasakan sakit di sekujur tubuhnya. Banyak dari saudara nenek Huang yang menyarankan agar membawa anaknya tersebut untuk dirawat di lembaga sosial.

Namun, nenek Huang yang takut anaknya tidak dirawat dengan baik di lembaga sosial memutuskan akan merawatnya sendiri. Pada usia 47 tahun, ia mengundurkan diri dari pekerjaannya.

Semua orang mengetahui bahwa nenek Huang sangat menyayangi anaknya itu. Tapi, pada bulan Mei tahun ini, siapa sangka ia malah membunuh anaknya yang berumur 46 tahun tersebut dengan obat tidur!

Sponsored Ad

Nenek Huang kemudian langsung menyerahkan diri ke kantor polisi.

“Aku takut jika aku yang lebih dahulu meninggalkan dunia sehingga tidak ada ada lagi yang mengurusnya.

Setelah berpikir sangat lama, aku akhirnya memutuskan memberikannya obat tidur dengan jumlah banyak, agar ia bisa meninggal tanpa merasakan sakit.”

Anak tertua nenek Huang berkata, “Adikku sudah terbaring di tempat tidur selama bertahun-tahun dan selama itu ibu selalu tinggal di kamar yang sama untuk mengurus dan memberinya makan.

Ibu tidak sama dengan pembunuh lainnya karena ia hanya ingin agar adikku lepas dari semua penderitaannya.”

Tidak ada orang yang menyangka bahwa nenek Huang akan melakukan hal ini. Pengadilan setempat menjatuhkan 3 tahun hukuman penjara padanya dengan 4 tahun masa percobaan.

Sumber: Bomb

Loading...